Gastrointestinal & ASD

Hubungan Gastrointestinal (GI) & Perilaku Anak Autism Spectrum Disorder (ASD)

Pendahuluan.

Sejumlah studi klinis dan epidemiologi telah menunjukkan bahwa anak-anak dengan gangguan autisme spectrum disorder(ASD) semakin beresiko dalam masalah pencernaan atau gastrointestinal (GI).

GI Physiology

Penelitian menunjukkan bahwa perilaku tertentu di antara anak-anak dengan ASD mungkin mencerminkan masalah pencernaan atau gastrointestinal GI ini yang mendasari.Dan bahwa perilaku-perilaku ini mungkin menunjukkan kebutuhan untuk mengevaluasi lebih lanjut perilaku anak ASD yang mengalami masalah gastrointestinal GI ini.

Masalah-masalah perilaku yang mungkin sering muncul dari masalah gastrointestinal GI ini, termasuk diantaranya seperti : gangguan sulit tidur; perilaku stereotip atau berulang-ulang; perilaku yang menyakiti diri sendiri; agresivitas; perilaku oposisi; lekas marah atau gangguan suasana hati (mood), dan amukan (temper tantrum).

Laporan terbaru konsensus pediatrik sebagai tambahan penelitian menginformasikan hubungan antara masalah perilaku dengan masalah-masalah gastrointestinal GI, dan untuk pengembangan masalah-masalah gastrointestinal GI yang dialami anak-anak dengan ASD.

Penelitian.

Sebuah laporan penelitian singkat yang diterbitkan dalam Journal of Autism and Developmental Disabilities membandingkan fitur perilaku anak-anak ASD dengan dan atau tanpa riwayat masalah gastrointestinal GI.

Penelitian berbasis populasi ini dari 487 anak-anak dengan ASD, termasuk 35 (7,2%) dengan riwayat dokumentasi rekam medis dari masalah gastrointestinal GI, adalah bertujuan untuk menentukan apakah ada hubungan karakteristik perilaku tertentu terjadi lebih sering diantara anak-anak ASD yang telah didiagnosis dengan masalah gastrointestinal GI dari mereka yang tidak memiliki riwayat rekam medis masalah gastrointestinal GI.

Para peneliti menerapkan studi cross-sectional dari anak-anak usia 8 tahun yang terdiagnosis dan diidentifikasikan sebagai anak ASD dari Centers for Disease Control and Prevention’s Autism and Developmental Disabilities Monitoring (ADDM).

Delapan fitur perilaku diidentifikasikan yang mungkin menunjukkan masalah gastrointestinal GI pada anak-anak dengan ASD seperti yang tersebut dalam kumpulan data ADDM, yaitu :
1. kelainan atau gangguan pola tidur;
2. perilaku motorik stereotip dan berulang-ulang;
3. perilaku yang menyakiti diri sendiri;
4. kebiasaan makan abnormal,
5. kelainan mood (suasana hati);
6. argumentatif, oposisi, pemberontak, atau perilaku merusak;
7. agresivitas; dan
8. amarah.

Data demografi, catatan kesehatan dan rekam medis, deskripsi perilaku, ringkasan diagnostik, hasil tes psikometri, dan informasi tentang hubungan terjadinya gangguan (disorder) dan ketidakmampuan (disabilitas) dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam catatan terpusat dan ditinjau oleh dokter yang terlatih sesuai dengan protokol tertentu untuk menentukan kasus status dan fitur perilaku terkait (misalnya, gangguan atau kesulitan tidur).

Hasil.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak ASD dengan kelainan gangguan tidur lebih cenderung memiliki riwayat yang terdokumentasikan dalam rekam medis dengan masalah gastrointestinal GI (11%) dibandingkan mereka yang tanpa masalah tidur (3,6%).

Hubungan serupa terlihat pada perilaku untuk argumentatif, oposisi atau perilaku merusak, kebiasaan makan yang abnormal, gangguan mood dan amukan (meskipun asosiasi untuk gangguan mood dan amukan tidak bermakna secara statistik).

Sebaliknya, para peneliti tidak menemukan hubungan antara kehadiran masalah gastrointestinal GI dengan perilaku stereotip atau repetitif dan perilaku yang menyakiti diri sendiri.

Hampir semua anak-anak dengan ASD, semua 35 anak dengan riwayat rekam medis yang mengalami masalah gastrointestinal GI ini, menunjukkan setidaknya salah satu masalah perilaku yang dihipotesiskan di atas dan ini menjadi indikator potensi masalah gastrointestinal GI.

Untuk alasan inilah, hampir semua anak-anak dengan ASD akan berpotensi beresiko mangalami masalah gastrointestinal GI, harus dirujuk untuk segera melakukan evaluasi gastrointestinal GI.

Kesimpulan

Studi ini memberikan dukungan untuk hubungan hipotesis antara karakteristik perilaku pada anak-anak dengan ASD dan terjadinya masalah gastrointestinal GI.

Studi ini menemukan asosiasi positif yang signifikan selama beberapa perilaku dihipotesiskan menjadi ekspresi dari masalah gastrointestinal GI pada anak-anak dengan ASD.

Perilaku tertentu, termasuk kelainan gangguan pada pola tidur, kelainan pada kebiasaan makan, dan perilaku argumentatif, oposisi, pemberontak atau merusak digambarkan secara signifikan lebih sering terjadi pada anak-anak dengan ASD yang juga memiliki masalah gastrointestinal GI dibandingkan pada mereka ASD yang tidak memiliki riwayat masalah gastrointestinal GI.

Mungkin kontribusi yang paling penting dari penelitian ini adalah temuan bahwa karakteristik perilaku dihipotesiskan menjadi ekspresi dari masalah GI yang umum pada anak-anak dengan ASD, namun tidak spesifik untuk orang-orang dengan masalah gastrointestinal GI.

Meskipun masalah gastrointestinal GI dapat menyebabkan perilaku tersebut pada beberapa anak dengan ASD, perilaku ini juga sering terjadi pada anak-anak dengan ASD yang tidak ada masalah GI (hampir semua anak memiliki 1 atau lebih perilaku) dan tidak mungkin untuk secara efisien memprediksi masalah gastrointestinal GI pada anak-anak dengan ASD.

Akibatnya, kehadiran perilaku tersebut tidak akan berguna pada mereka sendiri untuk skrining atau identifikasi anak-anak yang membutuhkan evaluasi gastrointestinal GI.

Namun demikian, praktisi harus menyadari bahwa masalah perilaku tertentu yang diamati pada anak dengan ASD mungkin menunjukkan respon anak, atau berusaha untuk berkomunikasi atas ketidaknyamanan.

Kondisi ini serius dapat mempengaruhi kualitas individu dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam program pembelajaran (pendidikan) dan atau kegiatan program terapi.

Pertimbangan kondisi medis, biologi, atau fisiologis yang saling berkaitan, kerentanan genetik, diet dan gizi, dan penggunaan obat-obatan yang diperlukan untuk menentukan apakah perilaku yang muncul tersebut didasari masalah gastrointestinal GI pada anak dengan ASD atau tidak.

Memang, pendekatan penilaian perkembangan yang komprehensif memerlukan penggunaan beberapa langkah-langkah, namun tidak terbatas pada, laporan lisan, pengamatan langsung, interaksi langsung dan evaluasi, dan laporan pihak ketiga.

Ini harus mencakup catatan review, riwayat perkembangan dan rekam medis, pemeriksaan medis lebih lanjut dan atau evaluasi, dan atau wawancara orang tua/ pengasuh.

Terakhir, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan rekomendasi untuk evaluasi diagnostik dan pengelolaan masalah gastrointestinal GI untuk individu pada spectrum anak ASD.

Referensi:

Maenner, M. J., Arneson, C. L., Levy, S. E., Kirby, R. S., Nicholas, J. S., & Durkin, M. S. (2012). Brief report: Association between behavioral features and gastrointestinal problems among children with autism spectrum disorder. J Autism Dev Disord 42:1520–1525. DOI 10.1007/s10803-011-1379-6. Lee A. Wilkinson, PhD, CCBT, NCSP is author of the award-winning book, A Best Practice Guide to Assessment and Intervention for Autism and Asperger Syndrome in Schools, published by Jessica Kingsley Publishers.

Saya Dewi Lestari, sarjana psikolgi, menyukai psikologi anak (psikologi perkembangan dan pendidikan). Sangat mencintai dunia anak dengan disabilitas mental, emosional & perilaku. Anak Berkebutuhan Khusus, yang terdiagnosis Autism Spectrum Disorder (ASD)/ Syndrome Asperger/ RETT Syndrome/ PDD-NOS; Attention Deficit/ Hyperactivity Disorder (ADD/ADHD); Dyspraxia/ Dyslexia/ Dyscalculia; Retardasi Mental/ Down syndrome & Underachiever (Gifted/ Talented).

Tagged with: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Posted in ASD-PDDNOS-Sindrome Asperger

Silahkan Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Upcoming Events

No upcoming events

Silahkan masukkan email untuk menerima notifikasi posting terbaru.

Join 704 other followers

Selalu Terhubung
Hours & Info
Buat Janji Kosultasi: 0819-0377-7481
Konsultasi: Setiap Hari Minggu 13.00-16.00.