Apa itu Dyslexia?

Definisi Pengertian Dyslexia

Menurut asal katanya, Kata ‘dyslexia’ berasal dari bahasa Yunani ‘dys’, yang berarti kesulitan atau ketidakmampuan dan ‘lexia ‘ yang berarti kata-kata atau bahasa.

dyslexic-brain

Dyslexia adalah kesulitan atau ketidakmampuan ketika membaca atau mengucapkan, mengeja (to spell) kata dengan akurat, jelas dan fasih. Ini berfokus pada pembelajaran keaksaraan di ‘tingkat kata’ dan menyiratkan bahwa masalahnya begitu parah, meskipun diberikan kesempatan belajar terlebih dahulu, dengan mengetengahkan dasar assessment untuk proses bertahap penilaian melalui pengajaran (British Psychological Society, 1999: 20).

Definisi ini lebih berfokus pada penekanan kesulitan yang tidak mampu menanggapi intervensi pembelajaran secara reguler, tapi dalam definisi ini tidak menjelaskan apa yang dimaksud dengan ‘kesempatan belajar yang tepat’, atau apakah mengacu pada pembelajaran dalam kelas reguler atau belajar secara private atau individual (Education Individualized Program/ EIP atau Program Pembelajaran Terindividualkan/ PPI).

Definisi lain yang banyak digunakan adalah dari Asosiasi Dyslexia Inggris:

Kombinasi kemampuan dan kesulitan yang mempengaruhi proses pembelajaran dalam membaca, mengeja dan menulis. Kelemahan yang menyertainya dapat diidentifikasi di bidang pengolahan kecepatan, memori jangka pendek, sequencing, pendengaran dan atau persepsi visual, bahasa lisan dan keterampilan motorik. Hal ini khususnya terkait dengan menguasai dan menggunakan bahasa tertulis, yang mungkin termasuk abjad , numerik dan notasi musik (Reid , 2002: 86 , mengutip Peer, 2001).

Definisi ini lebih deskriptif, namun, seperti yang lainnya, berfokus pada kekurangan yang dirasakan anak. Ada banyak definisi tambahan. Selain mengidentifikasi kesulitan, beberapa definisi juga fokus pada kekuatan seperti kreativitas atau keterampilan praktis yang mungkin menjadi bagian dari gaya pembelajaran seorang anak yang mengalami dyslexia .

Sementara definisi-definisi itu, sejauh ini telah mengambil lebih dalam pada kajian dengan sudut pandang pada anak, sehingga semakin ada banyak perubahan perspektif yang lebih fokus pada dyslexia.

Ada banyak alasan mengapa anak merasa sulit untuk belajar membaca, menulis, atau mengeja. Bagi kebanyakan orang, kesulitan seperti itu dapat dijelaskan. Namun, bagi yang lainnya kesulitan atau ketidakmampuan itu, tampaknya tidak begitu mudah untuk dijelaskan. Sehingga, kemudian dapat dikatakan bahwa anak mengalami apa yang disebut dengan ‘dyslexic’.

Dyslexia biasanya ditandai dengan keseimbangan keterampilan yang tidak lazim yang mempengaruhi proses pengolahan informasi (menerima, mengolah, mengambil dan menata informasi) dan kecepatan dalam pemrosesan informasi. Oleh karena itu, berdampak pada keterampilan seperti membaca, menulis, mengeja, menggunakan simbol-simbol.

Dyslexia adalah sindrom. Variasi koleksi kombinasi karakteristik terkait, tampak berbeda-beda dalam derajat tingkat keparahan dari individu per individu. Karakteristik ini mencakup, tidak hanya khasnya problematik, tetapi kadang-kadang juga terkait dengan khasnya talenta (bakat).

Sindrom dyslexia sekarang ini, telah diakui secara luas sebagai kesulitan atau ketidakmampuan belajar spesifik secara neurologis, yang tidak menyiratkan kecerdasan rendah, tidak terkait dengan pendidikan yang buruk, dan tidak terkait dari ras dan latar belakang sosial tertentu.

Dyslexia kadang dapat tumpang tindih dengan kondisi lainnya, seperti Dyspraxia, gangguan defisit perhatian ( dengan atau tanpa hiperaktif ) – atau yang lebih dikenal dengan Attention Deficit Disorder (ADD) dan atau Attention Deficit Hiperactivity Disorder (ADHD).

Saya Dewi Lestari, sarjana psikolgi, menyukai psikologi anak (psikologi perkembangan dan pendidikan). Sangat mencintai dunia anak dengan disabilitas mental, emosional & perilaku. Anak Berkebutuhan Khusus, yang terdiagnosis Autism Spectrum Disorder (ASD)/ Syndrome Asperger/ RETT Syndrome/ PDD-NOS; Attention Deficit/ Hyperactivity Disorder (ADD/ADHD); Dyspraxia/ Dyslexia/ Dyscalculia; Retardasi Mental/ Down syndrome & Underachiever (Gifted/ Talented).

Tagged with: , , , , , , , ,
Posted in Dyslexia

Silahkan Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Upcoming Events

No upcoming events

Silahkan masukkan email untuk menerima notifikasi posting terbaru.

Join 704 other followers

Selalu Terhubung
Hours & Info
Buat Janji Kosultasi: 0819-0377-7481
Konsultasi: Setiap Hari Minggu 13.00-16.00.