Kesulitan dan Keterlambatan Berbicara

Definisi Pengertian Gangguan Kesulitan dan Keterlambatan Berbicara & Berbahasa.

Anatomi Alat Bicara

Gangguan kesulitan dan keterlambatan bicara dan berbahasa (Speech and Language Delay and Disorder) sangat berkaitan erat dengan masalah komunikasi dan mekanisme fungsi oral-motorik. Gangguan kesulitan (disorders) dan keterlambatan (delay) berbicara dan berbahasa pada anak-anak, berkisar dari ketidakmampuan untuk substitusi suara sederhana, untuk memahami atau menggunakan bahasa dan menggunakan mekanisme fungsional oral-motoriknya.

Gangguan kesulitan berbicara dan berbahasa pada anak-anak (Speech and Language Disorder), menurut Van Ripper (L.L.Emerick : 1979) disimpulkan sebagai berikut:

“Berbicara dapat dikatakan terganggu, jika berbicara itu sendiri membawa perhatian yang tidak menyenangkan pada si pembicara, komunikasi itu sendiri terganggu atau menyebabkan si pembicara menjadi kesulitan untuk menempatkan diri (terlihat aneh, tidak terdengar jelas, dan tidak menyenangkan)”.

Sedangkan menurut Berry and Eisenson (Templin : 1957) menyimpulkan gangguan kesulitan bicara sebagai:
(1) Tidak mudah didengar,
(2) Tidak langsung terdengar dengan jelas,
(3) Secara vocal terdengar tidak enak,
(4) Terdapat kesalahan pada bunyi-bunyi tertentu,
(5) bicara itu sendiri sulit diucapkannya, kekurangan nada dan ritme yang normal,
(6) Terdapat kekurangan dari sisi linguistik,
(7) Tidak sesuai dengan umur, jenis kelamin, dan perkembangan fisik pembicara, dan
(8) Terlihat tidak menyenangkan bila ia berbicara.

Disorder vs Delay

Gangguan Kesulitan Bicara & Berbahasa (Speech & Language Disorders)

Gangguan kesulitan (speech disorder) bicara dan berbahasa pada anak, menggambarkan perkembangan kemampuan (skill) bicara dan berbahasa pada anak-anak yang berkembang secara tidak normal. Ini adalah masalah yang paling umum dan sering diketemui pada anak-anak usia prasekolah.

Gangguan Keterlambatan Bicara & Berbahasa (Speech & Language Delay)

Sedangkan Keterlambatan (speech delay) bicara dan berbahasa pada anak, menggambarkan kemampuan (skill) anak yang berkembang, tetapi pada tingkat yang lebih lambat dari anak-anak sebayanya sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak. Masalah keterlambatan bicara dan berbahasa ini, bisa ringan, sedang, atau berat.

Gangguan Kesulitan Berbahasa (Language Disorder)

Sebagaimana diketahui, bahasa adalah sistem verbal (lisan), tulisan, atau gestur dari simbol-simbol yang digunakan untuk berkomunikasi. Bahasa mempunyai beberapa bagian-bagian yang berkembang bersamaan, yang terbagi atas: isi, bentuk dan penggunaan.

Isi

Konten, atau semantik, yang mengacu pada isi pesan.

Bentuk

Bentuk atau form meluputi tata-bahasa (grammar) dan syntax. Grammar dan syntax merujuk pada aturan yang mendefinisikan struktur dan pengorganisasian kata-kata dalam membentuk kalimat. Yang biasanya berkaitan pada penggunaan bahasa secara verbal dan non-verbal.

Penerimaan dan Ekpresi

Penerimaan

Gangguan kesulitan penerimaan berbahasa (receptive language disorder) dimaksudkan, jika mengalami kesulitan untuk memahami isi konten, bentuk, atau penggunaan bahasa yang berkembang dan digunakan pada saat bersamaan.

Ekspresi

Sedangkan gangguan kesulitan ekspressi berbahasa, berarti jika mengalami kesulitan menggunakan isi konten, bentuk atau penggunaan bahasa dalam mengekkpresikan pesan.

Gangguan Kesulitan Berbicara (Speech Disorder)

Berbicara sebenarnya adalah bunyi dalam bahasa lisan (percakapan). Berbicara terbagi dalam 3 (tiga) bagian, yakni : artikulasi dan fonology, suara, dan kelancaran (fluency).

Artikulasi

Artikulasi membuat suara. Anak-anak yang memiliki masalah dalam artikulasi mungkin akan mengganti, meninggalkan atau mendistorsi suara pada bicara normal yang tidak sesuai dengan kepantasan usianya. Sebagai contoh, tidak jarang untuk anak 3 (tiga) tahun menggantikan “f” suara untuk “th” dalam percakapan mereka, “I am firsty (thirsty)”. Bagaimanapun juga, kesalahan ini sering ada dalam percakapan anak-anak di atas usia 5 tahun.

Fonology

Fonology adalah sistem suara dari bahasa dan aturan tata urutan suara yang membentuk kata-kata. Gangguan kesulitan fonology, tidak akan ada dan dari pola mengoceh atau mengembangkan pola suara yang tidak sesuai dengan kepantasan usianya.

Suara (Voice)

Gangguan suara terjadi ketika ada kualitas suara yang abnormal, pola titi nada atau kenyaringan bunyi yang timbul dari larynx (kotak suara) atau jalur pernafasan (breathing pathway) yang abnormal. Ini mungkin disebabkan oleh kelainan kotak suara, pita suara, atau penyalahgunaannya (misalnya, kebiasaan menangis dan berteriak).

Kelancaran (Fluency)

Gangguan kelancaran adalah masalah yang berkaitan erat dengan tingkat, ritme dan aliran berbicara, seperti gagap dan terbata-bata.

Referensi:

L.L.Emerick, J.T. Hatten, Diagnosis and Evaluation in Speech Pathology, Prentice hall, 1979.
Templin, 1957; Wellman et al., 1931. (Dari E. Sander [1972] “When Are Speech Learned?” Journal of Speech and Hearing Disorders, 37, 55-63).

Saya Dewi Lestari, sarjana psikolgi, menyukai psikologi anak (psikologi perkembangan dan pendidikan). Sangat mencintai dunia anak dengan disabilitas mental, emosional & perilaku. Anak Berkebutuhan Khusus, yang terdiagnosis Autism Spectrum Disorder (ASD)/ Syndrome Asperger/ RETT Syndrome/ PDD-NOS; Attention Deficit/ Hyperactivity Disorder (ADD/ADHD); Dyspraxia/ Dyslexia/ Dyscalculia; Retardasi Mental/ Down syndrome & Underachiever (Gifted/ Talented).

Tagged with: , , , , , , , , , , , ,
Posted in Terapi Wicara

Silahkan Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Upcoming Events

No upcoming events

Silahkan masukkan email untuk menerima notifikasi posting terbaru.

Join 704 other followers

Selalu Terhubung
Hours & Info
Buat Janji Kosultasi: 0819-0377-7481
Konsultasi: Setiap Hari Minggu 13.00-16.00.