Definisi Pengertian Dyspraxia

Pengertian Dyspraxia

What is Dyspraxia

Sumber Foto: Diambil Dari Google Image

Menurut istilah bahasa, berasal dari kata Yunani yang berarti dys= “tidak” dan praxis= “yang dapat dilakukan”.

Tiga kemampuan yang diperlukan secara efektif untuk praksis, adalah kemampuan untuk membuat konsep, mengatur, dan melaksanakan urutan aktivitas tindakan. Jika satu atau lebih dari kemampuan ini, ada yang terganggu, maka dapat dikatakan mengalami dyspraxia.

Dyspraxia juga dikenal sebagai Developmental Co-ordination Disorder (DCD), yang mana termanifestasikan dalam masalah kecakapan menregistrasikan, menginterprestasikan, mengorganisasikan dan mengintegrasikan informasi-informasi sensorik, sehingga menghasilkan respon efektif yang memadai.

Anak-anak dengan dyspraxia oral dan verbal mengalami gangguan kesulitan perkembangan dalam mengkoordinasikan gerakan yang tepat atas alat-alat wicara yang diperlukan untuk mengeluarkan suara, berbicara dan berbahasa dengan jelas, padahal diketahui tidak ada kerusakan saraf atau otot wicara.

Mereka memiliki kesulitan dalam berbicara dan berbahasa (speech and language disorder), mengeluarkan suara sendiri, dan dalam merangkai bersama urutan-urutan suara menjadi suku kata atau kata, bahkan kalimat. Akibatnya berbicara dan berbahasa mereka sering susah dimengerti, bahkan oleh anggota keluarganya sendiri sekalipun.

Seringkali subjek dyspraxia memiliki pemahaman yang miskin akan pesan yang ingin disampaikan oleh indera mereka, mengalami kesulitan menregistrasikan, menginterprestasikan, mengorganisasikan dan mengintegrasikan informasi-informasi sensorik, dan kesulitan merespon pesan yang masuk dengan aktivitas/tindakan yang tepat, sehingga gerakannya yang muncul, tampak janggal dan tidak lazim.

Dyspraxia atau Developmental Coordination Disorder (Gangguan Koordinasi Perkembangan) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kesulitan dalam pengembangan skill gerakan. Ini menjadi jelas pada anak usia dini sebagai kesulitan dalam belajar atau melakukan keterampilan yang memerlukan koordinasi motorik. Kondisi ini mempengaruhi kinerja tugas anak sehari-hari di lingkungan rumah, bermain dan lingkungan sekolah.

Penyebab Developmental Coordination Disorder (DCD) tidak diketahui secara pasti. Namun, kita tahu bahwa kesulitan muncul dalam pengolahan informasi antara otak dan tubuh, yang mempengaruhi kemampuan anak untuk bergerak secara efektif. Variasi tingkat keparahan proses kesulitan ini adalah apa yang membuat setiap kasus anak berbeda-bedda secara individu.

Kita tahu bahwa Developmental Coordination Disorder (DCD) bukan hanya karena:
(a) gangguan/ penyakit otot
(b) gangguan sistem saraf
(c) gangguan intelektual umum atau
(d) autisme.

Studi internasional menunjukkan bahwa Developmental Coordination Disorder (DCD)  muncul dalam 6% dari anak-anak antara usia 5 sampai 12 yang kira-kira satu anak di setiap kelas pada tingkat sekolah dasar.

Saya Dewi Lestari, sarjana psikolgi, menyukai psikologi anak (psikologi perkembangan dan pendidikan). Sangat mencintai dunia anak dengan disabilitas mental, emosional & perilaku. Anak Berkebutuhan Khusus, yang terdiagnosis Autism Spectrum Disorder (ASD)/ Syndrome Asperger/ RETT Syndrome/ PDD-NOS; Attention Deficit/ Hyperactivity Disorder (ADD/ADHD); Dyspraxia/ Dyslexia/ Dyscalculia; Retardasi Mental/ Down syndrome & Underachiever (Gifted/ Talented).

Tagged with: , , , ,
Posted in Dyspraxia

Silahkan Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Upcoming Events

No upcoming events

Silahkan masukkan email untuk menerima notifikasi posting terbaru.

Join 704 other followers

Selalu Terhubung
Hours & Info
Buat Janji Kosultasi: 0819-0377-7481
Konsultasi: Setiap Hari Minggu 13.00-16.00.