Penyusunan Rancangan Program

Penyusunan Rancangan Program Terapi Kunjungan ke Rumah atau Homeschooling

Merancang Ruang Program Homeschooling.

Ruang Belajar AnakOrganisasi ruang harus fungsional untuk anak berkebutuhan khusus (special needs children) dan harus mendorong kemerdekaan. Mainan untuk bermain harus ditempatkan pada rak kecil yang dapat dijangkau dan diakses dengan mudah oleh anak-anak.

Ruang belajar harus dirancang untuk memungkinkan ke berbagai tempat termasuk rolling, merangkak, berjalan, dan mendaki untuk mencapai obyek yang diinginkan.

Perawatan diri untuk toilet dan cuci tangan, sopir mobil dan penyimpanan barang-barang pribadi harus dapat diakses oleh anak-anak juga, untuk mendorong perilaku independen dan self-inisiasi (mandiri).

Keamanan dan kesemalatan kualitas lingkungan belajar harus diterapkan, dalam memilih dan mengatur mainan, peralatan, dan bahan sehingga memberikan rasa nyaman tanpa rasa was-was dan khawatir.

Merancang Penjadwalan Terapi Pembelajaran.

Penjadwalan pembeljaran membutuhkan keseimbangan dan kehati-hati-an dari satu-ke-satu peluang instruksi dan dari satu aktivitas kegiatan kelompok kecil instruksional. Harus memperhatikan waktu aktif, waktu terstruktur dan tidak terstruktur yang juga ada, harus diperhatikan secara seimbang.

Akhirnya, kebutuhan untuk membuat transisi efisien dari kegiatan aktivitas harus considered. Faktor-faktor ini, ditambah dengan kenyataan bahwa anak muda memiliki rentang perhatian yang pendek, intervensi harus memanfaatkan waktu 15 – 30 menit untuk setiap sesi kunjungan.

Merancang Pelaksana Kunjungan Terapi Pembelajaran.

Kunjungan privat terapi ke rumah oleh anggota staf intervensi awal, dapat melayani fungsi yang berbeda. Biasanya, anggota staf dan orang tua bersama-sama mengamati, menilai anak, dan merencanakan kegiatan pendidikan dan terapi yang akan dilaksanakan oleh orang tua.

Mereka mungkin juga membahas masalah daerah tertentu, seperti ruang makan, ruang tidur, atau perilaku anak berkebutuhan khusus (special needs children). Kunjungan privat terapi ke rumah juga dapat dimanfaatkan sebagai waktu bagi anak berkebutuhan khusus untuk menerima satu-ke-satu instruksi dari anggota staf, jika itu memang diperlukan.

Jangka waktu kunjungan privat terapi ke rumah harus selalu ramah namun profesional. Guru/ terapis harus menilai ketika situasi menjadi terlalu pribadi atau tidak patut. Misalnya, melibatkan dirinya dalam masalah perkawinan atau diskus,i akan dianggap hal yang tidak tepat, dari guru/ terapis penyedia intervensi awal. Batas-batas layanan terapi pembelajaran harus secara jelas teridentifikasi, didirikan dan dikembangkan dengan keluarga untuk intervensi yang berhasil terjadi.

Anak Membaca

Intervensi dini melibatkan jaringan layanan terapi pembelajaran yang kompleks untuk bayi/ anak. Penekanan ditempatkan pada layanan individualistis, memberikan kesempatan bagi keterlibatan aktif dan partisipasi keluarga secara menyeluruh, dan memilih tujuan dan strategi yang mencerminkan kebutuhan perkembangan pembelajaran dan kemampuan anak berkebutuhan khusus (special needs children) yang fungsional dalam lingkungan kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, kolaborasi antara profesional dan fokus pada anak secara keseluruhan untuk memastikan pemberian layanan yang komprehensif dan layanan yang tepat.

Merancang Kurikulum Pembelajaran.

Dimulai dari hal-hal aktivitas/ kegiatan yang kecil yang kemudian ditingkatkan secara bertahap: membiasakan anak dan membiasakan/ melatih anak, meningkatkan reseptif/ kognitif dan mengajarkan konsep-konsep, mempertimbangkan dengan penuh hati-hati dan seimbang dari waktu yang terstruktur atau mungkin waktu yang tidak terstruktur sang anak/ subjek.

Umumnya kegiatan terapi pembelajaran selesai maksimal 2 jam per sesi kunjungan, dimana per satuan tugas/ aktifitas selesai 2-5 menit, diikuti istirahat pendek 1-2 menit. Pada akhir setiap jam umumnya istirahat 15-20 menit (untuk makan kecil, bermain bebas, serta aktifitas lain sesuai nisiasi sendiri), tetapi perlu digaris-bawahi bahwa istirahat bukanlah suatu keharusan.


//

Saya Dewi Lestari, sarjana psikolgi, menyukai psikologi anak (psikologi perkembangan dan pendidikan). Sangat mencintai dunia anak dengan disabilitas mental, emosional & perilaku. Anak Berkebutuhan Khusus, yang terdiagnosis Autism Spectrum Disorder (ASD)/ Syndrome Asperger/ RETT Syndrome/ PDD-NOS; Attention Deficit/ Hyperactivity Disorder (ADD/ADHD); Dyspraxia/ Dyslexia/ Dyscalculia; Retardasi Mental/ Down syndrome & Underachiever (Gifted/ Talented).

Tagged with: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Posted in terapi kunjungan ke rumah

Silahkan Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Upcoming Events

No upcoming events

Silahkan masukkan email untuk menerima notifikasi posting terbaru.

Join 704 other followers

Selalu Terhubung
Hours & Info
Buat Janji Kosultasi: 0819-0377-7481
Konsultasi: Setiap Hari Minggu 13.00-16.00.